Monday, September 24th, 2018

ULA ULA K KLABANG

Published on March 22, 2016 by   ·   No Comments

ULA ULA KLABANG

sedikit nyanyian yang biasa dinyanyikan saat maemainkan Ular naga ini, tapi unuk persoalan lagu atau nyanyian apa yang akan dinyanyikan tergantung pada daerah nya masing-masing begitulah cara memeriahkan sebuah permainan tradisional Indonesia,

Tidak bosan bosannya Indonesiaku Unik akan memaparkan dan bercerita seputar permainan tradisional yang dimiliki Negara Indonesia tercinta ini, agar segala hal yang dimiliki bangsa Indonesia tidak punah dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, anak-anak umur 5-12tahun(TK-SD) Bahkan orang-orang dewasapun memainkannya.

Cara Bermain:

Anak-anak berbaris bergandeng pegang ‘buntut’, yakni anak yang berada di belakang berbaris sambil memegang ujung baju atau pinggang anak yang di mukanya. Seorang anak yang lebih besar, atau paling besar, bermain sebagai “induk” dan berada paling depan dalam barisan. Kemudian dua anak lagi yang cukup besar bermain sebagai “gerbang”, dengan berdiri berhadapan dan saling berpegangan tangan di atas kepala. “Induk” dan “gerbang” biasanya dipilih dari anak-anak yang tangkas berbicara, karena salah satu daya tarik permainan ini adalah dalam dialog yang mereka lakukan.┬áTapi semua yang dimiliki dari permainan ini memeang ada yang sama, dan ada juga yang berbeda,
Barisan akan bergerak melingkar kian kemari, sebagai Ular Naga yang berjalan-jalan dan terutama mengitari “gerbang” yang berdiri di tengah-tengah halaman, sambil menyanyikan lagu. Pada saat-saat tertentu sesuai dengan lagu, Ular Naga akan berjalan melewati “gerbang”. Pada saat terakhir, ketika lagu habis, seorang anak yang berjalan paling belakang akan ‘ditangkap’ oleh “gerbang”.
Setelah itu, si “induk” –dengan semua anggota barisan berderet di belakangnya– akan berdialog dan berbantah-bantahan dengan kedua “gerbang” perihal anak yang ditangkap. Seringkali perbantahan ini berlangsung seru dan lucu, sehingga anak-anak ini saling tertawa. Sampai pada akhirnya, si anak yang tertangkap disuruh memilih di antara dua pilihan, dan berdasarkan pilihannya, ditempatkan di belakang salah satu “gerbang”.
Permainan akan dimulai kembali. Dengan terdengarnya nyanyi, Ular Naga kembali bergerak dan menerobos gerbang, dan lalu ada lagi seorang anak yang ditangkap. Perbantahan lagi. Demikian berlangsung terus, hingga “induk” akan kehabisan anak dan permainan selesai. Atau, anak-anak bubar dipanggil pulang orang tuanya karena sudah larut malam.

Bagi teman-teman INDONESIAKU UNIK terimakasih sudah mampir dan membaca sebuah tulisan yang bernuansa mengingat masa lalu, agar masa kecil kita selalu teringat akan sebuah permainan yang Indonesiaku Unik yakini kawan-kawan tahun 90an masih memainkan permainan ular naga yang sangat tradisional ini.

Readers Comments (0)




Tanggalan

September 2018
M T W T F S S
« Aug    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Baca Berita Lainnya

Alamat Redaksi

Jl. Raya Parung Km, 47,5 Plaza Haihoo Blok C No. 9 Telaga Kahuripan Bogor 16330 Hotline : 0856 902 9191 Sms : 0812 8420 9191 E-mail : sales@centerpoint.co.id
Technical Support
Admin

Sponsor Utama Besemah.com

bace bae ye lain