Monday, November 19th, 2018

RELAWAN BELA ALAM KINI SUDAH TERBENTUK DISITU TELAGA CISAAT.

Published on April 22, 2018 by   ·   No Comments

Bogor – Minggu 22/4/2018 telah berlangsung giat Pengukuhan RELAWAN BELA ALAM yang bertempat di Situ Telaga Saat Kp.Cikoneng Ds.Tugu Utara kec. Cisarua, pengukuhan tersebut dilakukan oleh Danrem 061/SK Kolonel Inf M.Hasan beserta Ibu Ketua Persit KCK yang diberikan kepada para relawan/komunitas masyarakat yang cinta pada alam.

Acara tersebut diawali dengan Pengguntingan Pita Saung oleh Danrem dan ibu, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua PUPR namun sebelumnya terlebih dahulu Pembacaan ikrar Oleh RELAWAN BELA ALAM. komunitas relawan itu antara lain terdiri dari Mapala UIKA, Mapala UNB, Mapala Tazkia, Menwa Unida, Mahawarman, Sunda langgeng Wisesa, SMK SMAK, SMK Gazza, UPAMA SMK YMA, SMK WIRA DHARMA PERSADA BBRP, LSM GENPAR, PDBI Jabar Al Hamidiyah, Komunitas Puncak.

Pada kesempatan yang sama  Danrem 061/SK menyampaikan beberapa hal tentang keberadaan situ telaga saat dan sekitarnya serta aktivitas masyarakat komunitas pecinta alam untuk kedepannya.

Dan tidak lupa  M.Hasan dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan,  atas kehadirannya, dimana kegiatan tersebut dihadiri oleh 500 orang peserta terdiri dari TNI – POLRI dan LSM. Turut hadir dalam giat tersebut Kasi intel Korem 061/ SK Letkol Arm Sabawa,Dandim 0621/Kab bogor Letkol Inf Fransisco,  Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Mahfud, Kasiter Korem 061/SkLetkol Inf Asep Muspida, Danbekang Letkol Cba Arie, Danramil 2124/Cisarua Mayor Inf Y.H Wibowo, Kapenrem 061/SK Mayor Inf Ratno, Rektor Universitas wilayah Bogor, Kasdim 0622/ Kab Sukabumi Mayor Inf R Munthe, Para Danramil kota dan kabupaten. serta ibu ibu Persit Korem 061.

”  saya ucapkan terima kasih kepada seluruh undangan atas kehadirannya disini, untuk bersama sama melihat alam kembali, dimana bahwa kita tidak boleh melupakan alam, bahwa alam ini adalah bagian terpenting yang tidak boleh kita tinggalkan, karena itu menyangkut nasib generasi masa depan, kita tidak mau meninggalkan air mata untuk anak cucu kita, tapi kita akan meninggalkan mata air yang akan menghidupi seluruh anak cucu kita nantinya ” ucap Danrem.

Kemudian Danrem menambahkan, ” Kalau kita bisa pelihara alam, maka alam akan menjaga kita juga. situ ini dapat menampung 5000 m2 yg di aliri tiga mata Air dan akan di Repatilasi. dan akan menjadi objek wisata. dan sekitar bulan desember – januari biasanya lokasi ini menjadi tempat migrasi burung2 dari jepang. “.

Sebelum acara ditutup dengan pembacaan do’a, para perwakilan komunitas mendapatkan penyematan Rompi dari Bapak Danrem 061/sk. dan kemudian Danrem 061 beserta jajarannya menaiki perahu karet untuk mengitari Telaga Saat Cikoneng Gunung Gede Pangrango, yang merupakan titik nol kali ciliwung.

 

Hera/Red.penrem ciliwung3

Readers Comments (0)




alertThis is the POST COLUMN and is ready for widgets, click here to add some now!
alertThis is the FAR COLUMN and is ready for widgets, click here to add some now!