Sunday, November 18th, 2018

PERESMIAN DAN HALAL BIHALAL KLINIK UTAMA GR SENTRA CANON MEDICINAE INDONESIA (CMI) BANDUNG

Published on July 2, 2018 by   ·   No Comments

Bandung

Dalam Rangka Peresmian Klinik GR SENTRA CMI yang turut dihadiri oleh DPP Penasehat Lembaga Tatar Sunda Ir.Misbach Irawan beserta beberapa perwakilan para petinggi di pemerintahan Jawa Barat. Memiliki tujuan utama untuk indonesia khususnya bandung segera memiliki rumah sakit komplimeter-alternatif yang memadukan metode pengobatan modern dan tradisional. Dengan demikian diharapkan pasien kanker tidak lagi mengandalkan pengobatan luar negeri.
IMG-20180702-WA0015

Klinik Utama Canon Medicinae Indonesia (CMI) Diresmikan langsung oleh Prof.Salamun, Prof.Sidik dan Dr.Susatio dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol peresmian klinik CMI, dijalan Tubagus Ismail Bandung, Sabtu (30/06).

Klinik Utama Canon Medicinae Indonesia (CMI) Merupakan cikal bakal menuju pelayanan kesehatan yang mengacu pada peraturan pemerintah yang memperbolehkan praktek pengobatan komplimeter-alternatif berintegritasi dengan metode pengobatan medis modern.
IMG-20180702-WA0016

“Sebanyak 60% Rakyat Indonesia Itu melakukan prevensi memelihara kesehatan, bukan berobat. Oleh karena itu presiden yang sekarang ini dengan dukungan dari kita, kita semua menandatangani peraturan pemerintah Indonesia nomor 103 tahun 2014 bahwa pelayanan tradisional itu masuk dalam pelayanan kesehatan nasional, tadinya kan hanya konvensional saja, dan itu di atur, mulai dari empiri, komplementer, lalu komplementer-integrasi dan kita tentu saja sudah ada departemennya di departemen kesehatan yaitu tradkom, dan kita sudah mengenalkan kepada dunia. Klinik ini sangat menyenangkan buat saya pribadi karena ada tempat untuk pusat pelayanan, pendidikan, dan penelitian” Ucap Prof. Dr. Salamun.

CMI akan berfokus kepada pengobatan penyakit kanker dan diabetes. Dirintis sejak 10 tahun lalu, CMI hadir ditengah penderita kanker yang tidak bersedia dilakukan operasi dan kemoterapi. Sudah bertahun-tahun kami berjuang agar pelayanan nasional baru sekarang kami berani tanda tangan” Ucap Prof. Dr. Salamun.

Klinik CMI jug terus berupaya agar dapat menjadi klinik utama untuk berbagai penyakit yang biasa ditangani oleh dokter umum dan sokter spesialis. Secara bersamaan CMI juga mengembangkan pelayanan bio-medis berbasis pada metode pengobatan ibnu sina yang dikenal sebagai bapak pengobatan timur.

Demi kepuasan para pasien yang mengobati penyakitnya, klinik utama CMI juga memiliki sarana prasarana yang lengkap dan sesuai standar dari mulai ruang pendaftaran sampai ruan Laboratorium dan instalasi sanitasi hingga mobil ambulance, sehingga CMI dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pasiennya.

CMI Bandung dimasa mendatang akan meningkatkan diri menjadi rumah sakit khusus kanker yang memiliki tenaga ahli medis modern barat dan tradisional timur. Perpaduan dua metode ini telah menjadi kekuatan pengobatan kanker di dataran cina dimana banyak penderita kanker di Indonesia pergo berobat. Tersedianya pelayanan serupa didalam negeri sudah dinanti-nanti banyak pihak.
Permenkes 1109/thn 2007 yang diperkuat peraturan pemerintah 103/thn 2014 yang mengatur dan melindungi keberadaan dan pengobatan komplementer-alternatif an tradisional diharapkan mampu mendorong timbuhnya pusat-pusat pengobatan alternatif di Indonesia yang dikelola secara ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan.

Ahmad Ridwan BDG/RED

Readers Comments (0)




alertThis is the POST COLUMN and is ready for widgets, click here to add some now!
alertThis is the FAR COLUMN and is ready for widgets, click here to add some now!