Wednesday, July 18th, 2018

JAHE MERAH

Published on January 27, 2016 by   ·   No Comments

Jahe-Merah

Jahe (Zingiber officinale) merupakan tumbuhan atau tanaman rimpang yang fenomenal yang banyak digunakan sebagai bahan pelengkap dalam bumbu masakan dan obat. Rimpang jahe berbentuk jemari yang bergelembung pada bagian ruas-ruas tengah. Jahe merah memiliki rasa yang khas yakni pedas yang menghangatkan yang disebabkan oleh adanya kandungan kimia alami yakni senyawa keton yang bernama Zingeron. Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari bahasa Sansekerta, singaberi.

Jahe merah termasuk dalam tanaman berumbi yang juga termasuk dalam tanaman jenis jahe-jahean yang merupakan herbal yang sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Jahe yang banyak dimanfaatkan adalah rimpang jahe karena pada bagian rimpang jahe banyak menyimpan kandungan senyawa alami yang memiliki khasiat dan manfaat yang luar biasa.

Tanaman yang punya nama latin tumbuhan yakni Zingiber officinale linn var rubrum rhizoma ini bisa menjadi alternative pilihan bagi pendamba kehangatan hubungan pasutri (pasangan suami-istri). Digali dari bumi Indonesia yang subur Jahe merah menawarkan khasiat mujarab yang minim efek samping. Diantaranya berguna sebagai penguat hepar (hati), merangsang kekebalan tubuh, mencegah kemandulan, merangsang keluarnya ASI dan anti pendarahan di luar haid. Kini khasiat Red Ginger dengan mudah Anda peroleh dalam kapsul praktis Ekstrak Jahe Merah.

Rimpang jahe merah memiliki banyak kandungan senyawa alami, antara lain :

1. Gingerol dan minyak terbang, seperti limonene, 1,8 cincole, 10 dehydrogingerdione, 6 gingerdione,arginine, a-linolenic acid, aspartic, ?-sitostrerol, caprylic acid, capsaicin, chlorogenis acid, farnesal, farnesene, farnesl dan unsur pati seperti tepung kanji, serta serat-serat resin dalam jumlah sedikit.

2. Volatile oil (minyak menguap), Non-volatile oil (minyak yang tidak menguap) dan pati.

3. Minyak atsiri yang merupakan salah satu komponen senyawa yang memberikan aroma yang khas pada jahe merah. Di dalam minyak atsiri juga mengandung uraian senyawa seperti : n-nonylaldehyde, d-camphene, d-? phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, linalool, acetates dan caprylate, citral, chavicol dan zingiberene. Kesemua komponen yang termasuk dalam minyak atsiri sering digunakan untuk bahan baku dalam pembuatan jenis obat-obatan tertentu dan industri farmasi lainnya. Jika dihitung berdasarkan berat kering jahe merah mengandung minyak atsiri sebesar 2,58 – 2,72 %.

4. Oleoresin termasuk dalam kelompok minyak yang tidak menguap yang terdapat pada jahe merah. Oleoresin yakni suatu unsur kimia pendukung yang memberikan rasa pahit dan pedas pada jahe merah. Pencapaian senyawa Oleoresin pada jahe sekitar 3 % namun tergantung dari jenis jahe, karena jahe ada yang memiliki persamaan dan perbedaan kandungan senyawa.

Readers Comments (0)




Tanggalan

July 2018
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Baca Berita Lainnya

Alamat Redaksi

Jl. Raya Parung Km, 47,5 Plaza Haihoo Blok C No. 9 Telaga Kahuripan Bogor 16330 Hotline : 0856 902 9191 Sms : 0812 8420 9191 E-mail : sales@centerpoint.co.id
Technical Support
Admin

Sponsor Utama Besemah.com

bace bae ye lain